agdjkm_副本

Title: Gravity

Author: nchuhae

Main Cast: Jessica Jung, Lee Donghae

Genre: Drama, Romance, Friendship

Length: Chaptered

Rating: PG-15

***

Set me free, leave me be.

I don’t wanna fall another moment into your gravity

***

Sooyeon menatap beberapa undangan biru yang tergeletak di meja di depannya. Dengan tangan kanan, dia meraihnya dan membuka pita perak yang mengikat gulungan kertas yang membentuk silinder berukuran sedang itu.

Ada namanya di sana, tercetak manis dengan tinta hitam pekat dan huruf serupa tulisan tangan di atas kertas biru muda berlatar langit, di dekat tulisan ‘akan menikah’, bersama satu nama lain yang terlalu familiar baginya.

Kisahnya dengan pria yang akan dia nikahi itu berawal seklise cerita roman yang bisa dengan mudah didapati di dalam novel-novel di setiap toko buku. Mereka saling mengenal saat keduanya masih mengenakan seragam sekolah menengah. Sama-sama aktif mengikuti kelas musik di sore hari membuat mereka menjadi akrab. Lalu, saat hari kelulusan, di mana banyak hubungan berakhir karena dua orang yang terlibat di dalamnya merasa tidak yakin bisa mempertahankan kesetiaan setelah tidak lagi menimba ilmu di tempat yang sama, mereka berdua justru memulai hubungan yang nyaris tidak akan bisa bertahan itu.

Beberapa tahun berlalu, sang pria ternyata membuktikan janjinya saat pertama kali menyatakan perasaannya kepada Sooyeon. Meski mengambil jurusan berbeda di kampus yang juga berbeda, frekuensi pertemuan mereka selalu terjaga. Ada saja hal menarik yang bisa mereka bagi satu sama lain sehingga hubungan itu tidak pernah terasa membosankan.

Beberapa kali, pertengkaran terjadi. Kadang karena mereka membicarakan sesuatu dan ternyata berbeda sudut pandang sementara tidak ada yang mau mengalah, kadang juga karena mereka berjanji bertemu di suatu tempat dan salah satu dari mereka datang terlambat, menyebabkan yang satunya harus menunggu seperti orang kurang kerjaan selama berjam-jam.

Beberapa kali, kecemburuan menghampiri. Sang pria, yang menurut Sooyeon terkadang terlalu baik kepada orang dan lupa bahwa orang mungkin salah mengartikan kebaikan hatinya, sering kali tidak menyadari bahwa apa yang dia lakukan bisa membuat kekasihnya cemburu. Sedangkan Sooyeon, saat sifat pendendamnya sedang kambuh, bisa dengan sangat tega tidak mengacuhkan kekasihnya selama berhari-hari dan malah memilih pergi bersama teman prianya yang lain.

Hubungan itu tidak sepenuhnya mulus, tapi kerikil yang ada juga terbukti tidak cukup besar untuk membuat keduanya sampai pada keputusan untuk menyudahi hubungan cinta mereka.

Sebelas tahun berlalu, sang pria akhirnya memiliki keberanian untuk menaikkan level hubungan mereka. Sooyeon masih ingat betapa bahagia dirinya saat pria itu meminta kesediaannya untuk dijadikan pendamping hidup. Dia dengan sangat jelas mengingat bagaimana hatinya dipenuhi perasaan haru yang meluap-luap melihat pria itu berlutut di depannya, menggenggam satu tangannya sambil mengucapkan kalimat cinta, lalu menyelipkan sebuah cincin bertahtakan berlian mungil ketika akhirnya gadis itu mengangguk mengiyakan lamarannya.

Dia bahagia. Pria itu, sejak awal, selalu berhasil memunculkan desir-desir menyenangkan dalam dirinya. Pria itu, sejauh ini, selalu membuatnya merasa cukup. Dan pria itu, sejauh ini, membuatnya tidak ingin lagi mencari cinta dari sosok lain.

Tapi rasanya ada yang tidak benar.

Sebagian dari dirinya yang masih waras mengatakan bahwa yang dirasakannya itu hanyalah sindrom pra-nikah, kepanikan tak beralasan yang menyerang semua calon pengantin menjelang hari pernikahan mereka. Sebagian dirinya yang lain bersikeras memintanya untuk mencari tahu apakah memang benar dia sudah memilih hal terbaik dengan menikahi calon suaminya.

Gadis itu meletakkan undangannya ke tempat semula. Soojung, adiknya, sudah berjanji akan datang hari ini dan membantunya mengedarkan undangan-undangan itu ke beberapa orang teman yang belum sempat mereka temui. Menurut gadis yang lebih muda lima tahun darinya itu, semua undangan sudah harus selesai dibagikan hari ini, mengingat waktu pernikahan hanya tinggal sepuluh hari dan masih banyak hal yang perlu dirampungkan. Sooyeon merinding karena kenyataan itu. Sepuluh hari, dan dunianya tidak akan pernah sama lagi.

Mengalihkan pandangan, retina gadis itu menangkap sebuah koper yang terbuka di atas ranjang. Entah apa yang tadi dipikirkannya hingga menarik benda itu dari dalam lemari dan memasukkan baju-bajunya ke sana. Dia hanya merasa ada sebuah dorongan dari dalam dirinya yang memintanya melakukan itu. Dorongan yang sama, kali ini seolah memintanya membawa koper itu ke bandara terdekat di mana dia bisa memesan tiket penerbangan ke suatu tempat yang jauh, di mana dia bisa mengasingkan diri dari orang-oraang yang dia kenal, dan menata kembali pikirannya di sana.

Menikah itu adalah hal yang penting dalam hidup seorang wanita. Sooyeon hanya ingin melakukannya sekali. Dia tidak ingin kelak harus menyesal karena telah memilih seorang yang tidak tepat.

Gadis itu lantas menggeleng demi menghalau rasa bimbangnya dan segera memesan taksi menuju bandara. Tekadnya sudah bulat. Dia akan pergi dulu selama beberapa waktu untuk memikirkan kembali rencana besar dalam hidupnya ini.

Sepuluh hari sebelum pernikahannya, Jung Sooyeon meninggalkan calon suaminya tanpa pemberitahuan.

to be continued…

 

A/N: Next chapter will be updated near future and definitely be longer than this one. Let’s say, this first chapter is a teaser. I wanna know if any of you are still interested in this couple.

Advertisements

4 thoughts on “Gravity Part 1

  1. Entah kenapa aku ragu sama kata near future itu. Haha.. *kemudian dipites*

    Kasian amat donghae, menjelang nikah malah ditinggal kabur sama jessica. Kalau pas hari H jessica gak balik juga, aku rela kok menggantikan posisi dia di hatimu, bang.. 😂😂

    1. Wakakak.. You know so well deh! Berharap aja semoga aku gak kena penyakit males lagi. Belakangan banyak waktu luang (ehem, diluang-luangin), jadi bisa lebih fokus nulis.
      Kalo urusan ngegantiin posisi jessica sih, aku juga ikhlas. Tp donghae mau gak sama kamu? 😋

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s