textur10_副本

Kau tahu, Jessica, setiap pagi di hari ulang tahun kita,

malaikat datang untuk mengabulkan satu keinginan.”

***

Jessica masih setengah sadar ketika alarm di telepon genggamnya berbunyi nyaring entah untuk yang keberapa kali. Semalam—atau lebih tepatnya dini hari tadi—gadis itu menyempatkan dirinya menyetel aplikasi itu agar membangunkannya pukul enam pagi. Dia ingin bangun cepat hari ini. Selain karena jadwal jumpa penggemar yang harus dia hadiri siang nanti mengharuskan dia tidak boleh terlambat, hari ini dia merasa wajib bangun pagi karena ini adalah ulang tahunnya.

Ada pernah berkata kepadanya bahwa pagi hari di waktu seseorang berulang tahun, malaikat akan mendatanginya dan orang itu punya kesempatan memanjatkan keinginan yang pasti akan terkabul. Jessica tidak tahu muasal kepercayaan itu, tapi sejak bertahun-tahun yang lalu, dia selalu melakukannya. Bangun pagi dan menyaksikan matahari bergerak meninggi sambil memanjatkan satu harapan telah menjadi bagian dari hidupnya dan mengisi harinya setiap kalender menunjukkan tanggal 18 April. Dia tahu yang dilakukannya itu konyol, tapi mungkin berteman dekat dengan seorang melankolis akut telah berhasil membentuk pribadinya jadi seperti itu.

Gadis itu bangkit dari tempat tidur dan langsung menyibak tirai yang menutupi jendela besar di sisi kamarnya. Sinar matahari yang hangat dan lembut menerpa wajahnya. Jessica menarik napasnya dalam-dalam, membiarkan udara segar mengalir ke dalam saluran pernapasannya. Di dalam hati, dia mengucapkan sebaris harapan, sesuatu yang sama seperti yang diucapkannya tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya. Setelah merapalkan doanya, gadis yang kini genap berusia 27 tahun itu pun mengembuskan napas yang ditahannya.

Ada senyum yang perlahan terbit di wajah Jessica ketika kegiatan tahunan itu telah dia tunaikan. Seolah, dia menjadi seorang yang baru lagi hari ini. Semua masalah yang menderanya di tahun kemarin sudah tutup buku, dan gadis itu kini siap menulis kisahnya di halaman-halaman baru yang masih tanpa coretan.

***

A/N: Cerita ini belum mencapai akhir, tapi untuk sementara, demi memenuhi ambisi  saya menerbitkan sebuah ff tepat di hari ulang tahun si Ice Princess, anggap saja ini sudah selesai. Cerita ini akan dipublish ulang dalam versi yang sedikit lebih panjang.

Advertisements

One thought on “To J, With Love

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s