yongseo-hateyou

credit pic: Deypratiwi @ IndoFanfictionArt

.

Jung Yonghwa & Seo Joohyun || Ficlet || Fluff || G

.

***

Malam ini dingin sekali. Tidak mengherankan sebenarnya, karena sekarang memang sudah hampir musim dingin. Dan kau tahu, aku duduk sendirian di tengah cuaca dingin ini. Aku ulangi, SENDIRIAN.  Aku heran kenapa kau memilih tempat ini, padahal kita tinggal di kompleks apartemen yang sama. Kau hanya tinggal datang ke tempatku dan kita bisa mengobrol tanpa resiko tertangkap kamera wartawan atau para sasaeng.

Aku datang ke sini di tengah padatnya jadwal recording program musik, syuting reality show, dan kegiatan menjemukan lain yang telah diatur managemen dalam rangka promosi mini album terbaru sub-grup di mana aku tergabung di dalamnya. Kalau kau bisa melihat kantung mataku di balik kacamata hitam ini, seharusnya kau bisa paham aku baru saja menyia-nyiakan waktu tidurku yang memang sudah sangat sedikit. Semua demi bisa bertemu denganmu, Pria Bodoh!

Ada seorang pria yang duduk tepat di meja di sampingku. Dia juga sendiri. Sejak tadi dia tidak berhenti mencuri pandang ke arahku, mungkin karena merasa mengenaliku. Tapi kau harus bersiap menghadapi kemungkinan bahwa dia memandangku karena tertarik melihatku dan ingin berkenalan denganku. Aku sedang mempertimbangkan untuk menerima ajakannya jika dia benar mengajakku bicara nanti.

Kau cemburu? Tidak boleh. Kau tidak punya hak. Siapa suruh kau membuatku menunggu…

Hate you.

Hyun.

 ***

Apakah tidak bisa kita bicara saja langsung?

Kenapa aku harus menulis surat jika kau ada di depanku? Kau tahu kan, satu-satunya hal yang senang kutulis adalah lirik lagu?

Oh, oke. Kau cemberut. Aku dihukum karena terlambat. Tapi Hyun, apakah setiap kali kau marah padaku, kau akan menolak bicara padaku dan lebih memilih menulis surat konyol seperti ini?

Hm, kau memelototiku. Baiklah. Aku tidak akan protes lagi tentang urusan surat-menyurat ini.

Aku tidak begitu paham soal tata bahasa, jadi tolong jangan memarahiku jika kau menemukan kesalahan penulisan di surat ini.

Aku minta maaf karena telah membuatmu menunggu dan mengurangi waktu tidurmu yang berharga. Percayalah, aku sudah memacu mobil dengan kecepatan setinggi yang aku bisa demi bisa sampai ke tempat ini lebih cepat. Pesawat yang membawa kami pulang dari Filipina mengalami delay karena cuaca buruk, dan aku tahu ini bukan alasan yang bisa membenarkan keterlambatanku, tapi bisakah ini membuatmu tidak lagi cemberut padaku?

Kenapa tempat ini? Ingatkah kau saat pertama kali kita ke sini beberapa tahun lalu? Waktu itu kau juga marah padaku, hehe… Waktu itu kita merayakan 200 hari pertemuan kita di sini dengan seragam SMA dan patbingsu. Dan kado istimewamu, tentu saja. Kau tahu, penyemprot ruangan beraroma mangga yang kau bawakan untukku saat itu masih aku simpan di kamar, hanya kupakai sesekali kalau aku benar-benar merindukanmu. Member lain tidak berhenti mengejekku saat mengetahui itu. Hari itu selalu berkesan bagiku, Hyun, karena di hari itulah aku pertama kali tahu bahwa meski kau marah padaku, kau tidak pernah berhenti peduli padaku. Bulan lalu tepat empat tahun berlalu sejak hari itu. Seharusnya kita ke sini bulan lalu, tapi sudahlah… kita sama-sama paham bagaimana jadwal yang gila ini membelenggu kita.

Dan pria itu, sialan, dia bahkan belum berhenti menatap ke arahmu biarpun sudah jelas-jelas kau sedang bersamaku sekarang. Haruskah aku ke sana dan menyuruhnya berhenti memandangimu? Oh, mungkin aku juga harus memberitahunya kalau kau kekasihku, kalau melihatku duduk bersamamu masih belum bisa membuatnya sadar hubungan kita apa.

Aku hampir lupa. Di konserku baru-baru ini ada sekelompok fans yang datang sambil membawa spanduk bertuliskan nama kita. Kau harus tahu bagaimana aku menyukai feeling mereka yang kuat, juga persistensi mereka mempercayai bahwa kita benar berkencan, padahal kita sudah sangat jarang memberikan hint kepada para penggemar belakangan ini. Hei, bagaimana kalau kita memakai aksesori yang mirip (lagi)? Aku merindukan sensasi saat melakukan itu. Dan Hyun, di atas semua itu, aku merindukanmu. Jadi please, jangan marah terlalu lama padaku.

Love you.

Yong.

***

For those who keep my fangirling nerve alive.

For the couple who have never been failed to keep me curious.

Please, be real…

 

With so much hope,

Goguma

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s